OMAR SADDAM JUARA SENIOR

Omar Saddam dari Kasihan Bantul secara mengejutkan tampil menjuarai Kejurkab Senior Pengkab Percasi Bantul, Minggu 20 Mei 2012 di BKK,PP dan KB Kabupaten Bantul,setelah di babak ke 7 berhasil menundukkan pecatur berpengalaman Riswantara (Banguntapan). Dari 7 babak yang dimainkan Saddam belum pernah kalah, hanya ditahan draw 2 kali oleh Darno di babak ke 2, dan oleh Budi Antara di babak ke 6. Kemenangan Saddam diperoleh dari Anggi Cahyani, Agus Suwardi, Rusli, Wuryanto dan Riswantara.

Posisi ke 2 ditempati Budi Antara dari Bantul yang berhasil mengungguli Yanto Hokaido dari Banguntapan, dan posisi ke 3 ditempati Darno dari kasihan yang berhasil mengkandaskan Kusmadi dari srandakan.

Menurut Sekum Pengkab Percasi Bantul Drs. Sutanto, Kejurkab diikuti 41 pecatur se Bantul, memainkan 7 babak dengan sistim Swiss catur cepat 25 menitan.

Urutan 5 besar masing-masing : 1. Omar Saddan ( Kasihan) 2. Budi Antara (Bantul) 3. Darno (Kasihan) 4. Riswantara (Banguntapan) dan 5. Mashuri (Pleret) menjadi wakil Bantul di ajang Kejurprov DIY 17 s.d 22 Juni 2012 bersama pecatur master Bantul yang mendapat tiket dapat bermain langsung tanpa melalui seleksi.

Dalam waktu dekat ke 5 pemain tersebut akan diundang bersama pecatur yunior yang telah lolos seleksi 17 Mei 2012 lalu dan pecatur master, untuk mengadakan koordinasi dan latihan bersama agar dapat berprestasi di ajang Kejurprov DIY mendatang.

Hasil pertandingan di babak ke 7, Meja 1 : Yanto Hokaido X Budi Antara (0-1), meja 2 : Omar Saddam X Riswantara ( 1-0), meja 3 : Kusmadi X Darno (0-1), meja 4 : Muslih Nur Ichsan X Mashuri (0-1), meja 5 : Medi Sumarto X Wuryanto (0-1).

Kejurkab ditutup oleh Ketua Binpres Percasi Bantul Susimadi, BA sekaligus menyampaikan trophy tetap untuk juara I,II, III dan uang pembinaan masing masing 500 ribu, 400 ribu dan 300 ribu. Suismadi merasa bangga bahwa dari kejuaraan ini banyak bermunculan muka baru yang potensial, serta tampilnya pecatur-pecatur muda sebagai indikasi adanya pembinaan catur yang berkesinambungan baik melalui sekolah catur, privat maupun klub.

HIKAM BERJAYA DI KEJURKAB YUNIOR

Hikam Yanuar Pradhana dari SD Bantul Timur menjuarai Kejurkab Catur yunior E putra (umur kurang dari 12 tahun). Murid Sekolah Catur Bantul ini  melaju mulus tak terkalahkan, selama 6 babak yang dilakoninya ia mengantongi poin sempurna 6 poin. Posisi ke 2 ditempati Ricky Arya Putra Mahanani dari SD Budi Mulya Sedayu dengan 5 poin, dan posisi ke 3 Pinta Atmaja Darmasuta (SD Payak Piyungan) juga meraih 5 poin.

Menurut Sekum Pengkab Percasi Bantul Sutanto Kejurkab kali ini  termasuk yang terbanyak dibandingkan Kejurkab sebelumnya, dan lebih berImagekualitas karena semakin banyak peserta yang sudah mengikuti berbagai sekolah catur yang ada di Yogyakarta.

Kejurkab diikuti 116 peserta terdiri 80 laki-laki dan 36 perempuan, pengelompokan pertandingan, untuk putra BCD 27 peserta, E 34 peserta, FG 19 peserta. Untuk putri kelompok ABCD 17 peserta dan EFG 19 peserta.

Kejurkab dihadiri Ketua Umum KONI Bantul Suhadi, M.Pd dan Kasi Olahraga Kantor Pora Bantul Singgih Riyadi, SE.,MM dan Bapak Asuh Catur Bantul yang diwakili Sekretaris BKK.PP dan KB Kabupaten Bantul Gatot Suteja, SE.

Singgih Riyadi dalam arahannya mengatakan. Kantor Pora menyampaikan apresiasi yang yang tinggi kepada Pengkab Percasi Bantul yang telah berhasil mengadakan Kejurkab, hal ini sangat membantu program Kantor Pora yang salah satu tupoksinya adalah menyelenggarakan kegiatan seleksi sebagaimana kejurkab ini. Kantor Pora juga menyampaikan terimakasih karena dari hasil pemeriksaan BPK untuk Kantor Pora tak ada temuan, dan termasuk salah satu yang dijadikan sampel SPJ adalah dari Percasi Bantul. Singgih merasa bangga dan yakin bahwa Catur di Bantul akan berkembang dengan baik, hal ini ditandai dengan banyaknya peserta yang ikut dalam rangka penjaringan wakil ke tingkat provinsi DIY.

Sementara Suhadi selaku Ketua Umum Koni Bantul mengucapkan terimakasih kepada Percasi Bantul yang telah melaksanakan Kejurkab karena telah mengimplementasikan program KONI Bantul. Parameter cabang olahraga yang sehat adalah adanya kompetisi, memiliki atlet atau klub dan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas.
Pertandingan dilangsungkan mulai jam 9 pagi sampai jam 3 sore dengan sistim swiss 6 babak menggunakan program swiss manager sehingga hasilnya online bisa diakses di http://chess-results.com/.

Adapun hasil Kejurjab selengkapnya adalah sebagai berikut :

PUTRA Yunior B : 1. Rahmanto Budi Prabowo (Jetis) 2.Akbar Husein (MAN Wonokromo) 3.Angga Wisnu Laksana (SMKN Pundong) Yunior C : 1. Omar Saddam Bhamakerti (Kasihan) 2. Rafi Kurniawan (MTsN Pundong) 3. M. Naufal ZM (SMPN 1 Pleret) Yunior D : 1. M.Zaldi (SMPN 1 Banguntapan) 2. Syariful huda (SMPN 2 DLingo) 3. Hakimuddin Siregar (SMPN 1 Pundong) Yunior E : 1. Hikam Yanuar Pradhana (SD Bantul Timur) 2. Ricy Arya Putra Mahanani (SD Budi Mulya Sedayu) 3. Pinta Atmaja Darma Suta (SD Payak Piyungan) Yunior F : 1. Muhammad Aditya Farhan (Banguntapan) 2. Rio Efendi (SD Seropan Dlingo) 3. Stapanus Pentra Pambudi (SD Kanisius Pijenan) Yunior G : 1. Micahel Anggit Prasaja (SD Kanisius Pijenan) 2. Imam Muzaki ( MI Miftahul Ulum Sarang Bambanglipuro) 3. Bahtiar Bintang Raharja (SD Bantul Timur) PUTRI Yunior A : Shinta Putri Megawati (Jetis) Yunior B : 1. Pebriarti Riski Ramadhani (Pundong) 2. Mega Anastasia Sari (MAN Wonokromo) Yunior C : 1. Citra Putri K (MAN Wonokromo) 2. Dwi Sri Hartinah (SMPN 2 Dlingo) 3. Melarisa Eka Yulianti ( SMPN 4 Pandak)  Yunior D ; 1. Trisna Ferani (SMPN 1 Bantul) 2. NurulLuthfiah Hasna (SD Timbulharjo) 3. V.Tyas Krestyaningrum Hutami (Kasihan) Yunior E. 1.Annastya Adreyanti Eka Suci ( Sewon ) 2. Arni Arifani (SD Balong) 3. Naning Sri Utami (SD Sukorame Dlingo) Yunior F : 1. Felicia Adventa Andjani (SD Kanisius Bantul) 2. Raras Kusumaningrum (SD Sukorame Dlingo) 3. Anggi Cahyani (SD 1 Panjangrejo Pundong) Yunior G : 1. Nabella Nourol Milata (Pleret) 2. Samudra Pithaloka Admadi  (SD Sinar Putih Wojo)

Moh.Ervan & Roid Juara Piala Raja 3 Yogyakarta

 Pecatur berbakat dari Jawa Timur Moh. Ervan, MP tampil memukau dengan menjuarai Catur Nasional Piala Raja untuk kategori umum putra, setelah di babak 9 menekuk pecatur Kota Yogyakarta Arko Pramudhito, MN. Dengan kekalahannya Arko harus terlempar di posisi 11. Meski statusnya masih Master Percasi, namun kehebatannya tak diragukan lagi, hal ini ini dibuktikannya dengan mengalahkan pecatur yang lebih berpengalaman, 2 bergelar Master Fide yaitu MF. Johan Gunawan (Banten), MF.Hamdani Rudin (Sumut), 2 bergelar Master Nasional yaitu MN Ahmad Bahtiar (Riau) dan MN Arko Pramudhito (DIY), dan 2 draw dengan pecatur kawakan MI Salor Sitanggang (Jatim) dan MN Suyud Hartoyo (Bali).

 

Atas prestasinya tersebut Ervan berhak atas uang pembinaan 6 juta rupiah, trophy bergilir dan trophy tetap yang langsung diserahkan oleh Ketua Panitia Drs H Baskara Aji MM, diikuti posisi 2 MI Nasib Ginting (Kaltim) yang mendapatkan uang pembinaan 4 juta rupiah serta trophy tetap, posisi 3 MN. Ahmad Bahtiar (Riau) yang mengantongi uang pembinaan 2,5 juta rupiah dan trophy tetap. Satu-satunya pecatur yang masuk 10 besar adalah pecatur dari Pengkab Percasi Bantul Moh.Wahyu RS, MN yang berada di urutan ke-7 dengan poin 7.

 

Ketua 2 Panpel Iwan Prihastomo, MN didampingi humas Drs. Sutanto menambahkan, untuk kategori Kelompok 16 tahun ke bawah putra, tampil sebagai juara adalah pecatur dari Pengkab Percasi Bantul Roid Attakaatsur, MP yang berhasil mengakumulasi point 7,5 dan tak pernah terkalahkan, meski di babak terakhir ia terpaksa harus berbagi angka dengan Bintang Lazuardi (Kota Yogyakarta) namun tetap mengukuhkannya sebagai yang terbaik. Maka Roid berhak atas hadiah sebesar 1,2 juta dan trophy tetap, diikuti urutan 2 Gayuh Satrio (Kota Yogyakarta) mendapat hadiah 900 ribu rupiah dan trophy tetap, urutan ke 3 Rizky Adiaksa (Jatim) yang berhak atas uang 700 ribu rupiah dan trophy tetap. Kelompok 16 tahun kebawah putri tampil sebagai jawara pecatur Jatim Tiara Nugraeni, diikuti pecatur Bali Maya Audia dan Pecatur Jatim Indira Nursyamsia.

 

Baskara Aji selaku Ketua Panitia merasa sangat bangga atas munculnya atlet-atlet muda berbakat dalam turnamen nasional ini, ia berharap penyelenggaraan turnamen Piala Raja yang merupakan kerja bareng Pemprov DIY dan SC Benteng Mataram Muda dapat memberikan kontribusi positif bagi pembinaan catur di DIY khususnya dan Indonesia pada umumnya.

 

Hasil pertarungan babak terakhir (babak ke-9) kelompok umum putra dari meja 1-10 : meja 1. Salor Sitanggang x Nasib Ginting (0-1) meja 2. Arko Pramudhito x Moh.Ervan (1-0) meja 3. Hamdani Rudin x Suyud Hartoyo (0,5-0,5) meja 4. Khairul Anam x Ahmad Bahtiar (0-1) meja 5. Anjas Novita x Sumaryono (1-0) meja 6. Harry Kurniawan x Awam Wahono (1-0) meja 7. Johan Gunawan x Marwanto (0-1) ,meja 8. Adi Surya Aprianto x Deni Sonjaya (0-1) meja 9. Nelso Roganda x Agus Sutrisno (0,5-0,5) meja 10. Joko Santoso x Moh.Wahyu (0-1).

 

Hasil lengkap turnamen adalah sebagai berikut :

 

Kelompok Umum Putra : 1. Moh Ervan, MP (Jatim) 2. MI. Nasib Ginting (Kaltim) 3. MN. Ahmad Bahtiar (Riau) 4. MN. Suyud Hartoyo (Bali) 5. MI. Salor Sitanggang (Jatim) 6. MF. Hamdani Rudin (Sumut) 7. Moh.Wahyu, RS,MN (Bantul-DIY) 8. MF. Anjas Novita (Jabar) 9. MN. Harry Kurniawan (Jatim) 10. MN. Marwanto (Jateng).

 

 Kelompok Umum Putri   :  1. Fransisca Fortunata (Riau) 2. Dwi Kurnia (Jateng) 3. Monika Wigustira (Jateng) 4. Yuni Veronika (Riau) 5. Triani Budi (Jateng).

 

 Kelompok 16 tahun ke bawah Putra : 1. Roid Attakaatsur, MP (Bantul-DIY) 2. Gayuh Satrio (Kota-DIY) 3. Rizky Adiaksa (Jatim) 4. Teduh Sukma W (Jateng) 5. Bintang Lazuardi (Kota-DIY) 6. Sabilah Rosyad (Papua) 7. Sefrian Rizki Bintoro (Jabar) 8. Robby Katana (Jateng) 9. Ima`ul Ghozi (Jatim) 10. Surya Setiawan (Jabar).

 

 Kelompok 16 tahun ke bawah Putri : 1. Tiara Nugraeni (Jatim) 2. Maya Audia (Bali) 3. Indira Nursyamsyia (Jatim) 4. Parahitha Millyeana (Kota-DIY) 5. Maria Leonids (Jateng) 6. Lovita Adiati (Jatim) 7. Linda Nurwahyuni (Sleman-DIY) 8. Zahra Chumaira AH (Jateng) 9. Astiti Fatikhah (Jatim) 10. Lintang Wulandari, MP (Gunungkidul-DIY).

 

 

 

Keterangan foto :

 

Ketua Panitia Drs H Baskara Aji MM, menyerahkan trophy bergilir kepada sang Juara “ Moh.Ervan, MP”

 

SALOR SITANGGANG BELUM TERKALAHKAN DI CATUR PIALA RAJA


Dua pecatur dari Jawa Timur, IM Salor Sitanggang & Moh. Ervan, MP  bersama-sama memimpin Kejurnas Catur Piala Raja ke-3 setelah sampai dengan babak ke-7 mengantongi nilai yang sama 6,5, dan di babak ke 8 akan bertarung di meja 1 untuk menentukan menjadi yang terbaik.

 

Ketua 2 Panpel Iwan Prihastomo, MN didampingi humas Drs. Sutanto menjelaskan bahwa semakin mendekati babak akhir pertarungan berlangsung semakin ketat dan saling mengejar. Kemampuan pecatur yang turun di piala raja sangat merata sehingga sulit untuk memprediksi siapa yang bakal menjuarai turnamen, karena masih menyisakan 2 babak yaitu babak 8 dan 9, namun menurut Sutanto kans 2 pecatur ini cukup besar untuk menjuarai turnamen berhadiah total 40 juta yang digelar di GOR Amongrogo kerjasama Pemprov DIY dan SC.Benteng Mataram Muda Yogyakarta.

 

 MF. Salor Sitanggang  memperoleh kemenangannya atas Edi Suwandi (Jabar), Nurun Sholeh (DIY), Eri Purnomo (DIY), ,.MN. Syaifud Toharo (Jatim), MN.Sumaryono (DIY), MF. Awam Wahono (Jabar), namun di babak ke 4 ia harus berbagi angka dengan MN.Rusdi Hartono (Jateng). Sedangkan nilai Moh. Ervan,MI diperoleh dari kemenangannya atas Johanes, Surya Nurhayat, MN.Sumadyo (DIY), MF. Johan Gunawan (Banten), MF.Hamdani Rudin (Sumut), MN. Ahmad Bahtiar (Riau), ditahan draw MN.Suyud Hartoyo (Jatim) dibabak ke 7.

 

Hasil lengkap kelompok umum babak 7 : meja 1 Moh.Ervan X Suyud Hartoyo (0,5-0,5), meja 2 Salor Sitanggang X Awam Wahono (1-0), meja 3 Nursiyo X Nasib Ginting (0-1), meja 4 Arko Pramudhito X H.Ardiansyah (1-0), meja 5 Jesman Sijabat X Deni Sonjaya (0-1), meja 6 Nelson Roganda X Abdul Jalil (1-0), meja 7 Khairul Anam X M. Wahyu (1-0), meja 8 Firmansyah X Ahmad Bahtiar (0,5-0,5), meja 9 Hamdani Rudin X Ridwan Nursanto (1-0), meja 10 Joko Santoso X Ngadino (1-0).

 

Klasemen 10 besar samapai babak ke 7 untuk kelompok umum : 1. Moh.Ervan,MP (Jatim), 2. MF. Salor Sitanggang (Jatim) 3. MN. Suyud Hartoyo (Bali) 4. MF. Khairul Anam (Jatim) 5. MN. Arko Pramudhito (DIY) 6. MF. Deni Sonjaya (Jabar) 7. MN. Nelson Roganda (Riau) 8. MI. Nasib Ginting (Kaltim) 9. MN. Ahmad Bahtiar (Riau) 10. MF. Hamdani Rudin (Sumut).

 

Sementara di kelompok 16 tahun kebawah putra pecatur muda Bantul Roid Attakaatsur,MP masih memimpin dengan nilai 6 dan belum pernah terkalahkan sampai dengan 6 babak yang dimainkan. Roid dibayangi pecatur asal Jawa Timur Rizky Adiaksa yang memperoleh nilai 5,5 serta Robby Katana (Jawa Barat), Bintang Lazuardi (Yogyakarta), Teduh Sukma (Jateng), Royan (Jatim), Sabilah Rosyad (Papua), Surya Setiawan (Jabar)  yang memperoleh nilai 5.

 

Sedangkan di kelompok 16 tahun putri kalsemen sampai babak ke 6 dipimpin Tiara Nugraheni dari Jatim yang mengantongi nilai 5,5 sendirian dibayangi Astiti Fatikhah (Jatim), Anna Wening (DIY) yang memperoleh poin 5,  serta 6 peserta yang mengantongi 4,5 poin masing-masing : Parahita (Yogyakarta), Lovita Adiati (Jatim), Maya Audia (Bali), Zahra Chumaira AH (Jateng), Lintang Wulandari & Diana kartika (DIY).

 

 

 

 

 

 

ANJAS NOVITA MEMIMPIN “CATUR PIALA RAJA”

Pecatur unggulan pertama Master Fide (MF) Anjas Novita dari Jawa Barat untuk sementara memimpin bersama puluhan pecatur lain, setelah 2 babak berturut-turut memperoleh kemenangan.

Di babak pertama kelompom umum ini, Anjas yang memiliki elorating 2498 ini di babak 1 mengalahkanBudi Santoso (DIY) dan dibabak 2 menundukkan Yusuf Mustofa, MP (DIY).

Menurut Iwan Prihastomo,MN,PU selaku Ketua 2 didampingi humas Drs.Sutanto, pecatur lain yang mengakumulasi poin penuh adalah juara bertahan MF. Awam Wahono (Jabar), Sofyan Jafar,MN (Jatim), MF.Hamdani Rudin (Sumut),M.Wahyu,MN (DIY), GM. H.Ardiansyah (Riau), MN.Suyud Hartoyo (Bali).

Sementara untuk kelompok 16 tahun ke bawah putra, Roid Attakaatsur, MP dari Bantul sebagai unggulan pertama tanpa mengalami kesulitan memimpin dengan 2 poin stelah di babak 1 mengalahkan Galih Pradya, MP dari Jawa Barat dan di babak ke 2 menundukkan Evan dari DIY. Sementara pecatur Bantul lain Rafi Kurniawan juga mengakumulasi poin penuh setelah menang berturut-turut, di babak 1 mengalahkan di babak 2 menundukkan Dimas Putro W  dari Jatim.

Di kelompok 16 tahun ke bawah putri pemain DIY masih Berjaya diantaranya Trisna Ferani Putri ,E Diana Kartika, Hanifa, dan mereka dibayang-bayangi pemain dari Jatim : Firdya Febriyanti, Astiti Fatikhah, Dwi Novitasari, dan pemain Bali : Maya Audia, Era Susanti.

Sutanto menambahkan jumlah babak untuk senior masih tetap 9 babak, namun untuk peserta 16 tahun ke bawah putra putri diubah menjadi 8 babak.

Untuk hari Sabtu 31 Desember 2011 akan memainkan 3 babak (Babak 5, 08.00-11.00, babak 6, 13.00-16.00, babak 7, 18.00-21.00), dan Minggu 1 Januari 2012 memainkan 2 babak (babak 8, 08.00-11.00, babak 9, 13.00-16.00).

 

 

PIALA RAJA KE-3 DIBUKA, 427 PECATUR SIAP BERLAGA

427 pecatur se Indonesia yang berasal dari 15 provinsi se Indonesia mulai berlaga di arena Kejuaraan Catur Nasional “ Piala Raja Ke-3 “ tanggal 29 Desember 2011 hingga 1 Januari 2012 bertempat di GOR Amongrogo Yogyakarta.
Menurut Ketua Panitia Drs H Baskara Aji MM didampingi Drs. Bambang Wisnu Handoyo selaku Pembina SC.Benteng Mataram Muda, ke 427 peserta tersebut terdiri dari : 2 Grand Master, 2 Master Internasional, 5 Master Fide, 42 Master Nasional, 15 Master Percasi, 2 Master Nasional Wanita dan 359 peserta non gelar.
Dalam sambutannya, Gubernur DIY yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi DIY Drs. Sigit Sapto Raharjo, MM mengatakan, permainan catur ibarat sebuah pemerintahan, yang didalamnya terdapat Raja yang mengendalikan pemerintah, Menteri yang membantu tugas tugas raja bersama perwira lain (gajah, benteng,kuda) serta prajurit yang setia berupa bidak/pion. Dengan filsafat tersebut seorang pemain catur akan terbiasa berpikir yang terkonsep, terencana dengan matang dalam setiap pengambilan langkah kehidupan yang mesti diambil. Pion sebagai anggota masyarakat yang terkecil dengan perjalanan panjang dan berliku dengan semangat tinggi bisa promosi menjadi apa saja yang diingini. Terkait dengan prestasi, tak bisa diperoleh secara instan namun dengan sebuah proses yang berkelanjutan diawali dengan mencari bibit unggul, dibina sehingga nantinya dapat mengharumkan nama DIY bahkan Indonesia di dunia internasional. Dibutuhkan pengorbanan, perjuangan dan tindakan nyata untuk mewujudkan impian prestasi. Tetapi tak ada yang tak mungkin, ketika kita mau bergandeng tangandan disengkuyung bersama niscaya hal yang berat akan terasa ringan. Gubernur juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kejuaraan Catur Nasional Piala Raja ke -3 dan mengharap agar olah raga catur semakin maju dan semakin digemari masyarakat serta mampu melahirkan atlet yunior yang siap memikul estafet dari para seniornya.
Sebagai tanda dimulainya kejuaraan, ditandai dengan simbolis melangkahkan bidak oleh Drs. Sigit Sapto Raharjo, MM, dan saling berhadapan di panggung  kehormatan antara MI. Salor Sitanggang (Jatim) dengan MF. Hamdani Rudin (Sumatera Utara).
Humas Panitia Drs. Sutanto menambahkan, di akhir upacara pembukaan juga diadakan penerimaan secara simbolis siswa baru di Sekolah Catur Benteng Mataram Muda Yogyakarta kepada Farhan dkk, serta ditampilkan unjuk keboleh tari Golek Sulung Ndayung oleh Trisna Ferani Putri (siswi SMP 1 Bantul) dan Bela (siswi SD Karanggondang Sewon).
Upacara Pembukaan dihadiri Drs. Untung Sukaryadi (Kepala Dinas Transnaker DIY), Ketua KONI DIY, Pengprov Percasi DIY.
Ketrangan foto :
Drs. Sigit Sapto Raharjo, MM (tengah berdasi) melangkahkan bidak didampingi Drs. Untung Sukaryadi, Drs H Baskara Aji MM.
Saling berhadapan 2 pecatur , MI. Salor Sitanggang (kiri) dengan MF. Hamdani Rudin (kanan).

RATUSAN PECATUR SE INDONESIA SIAP RAMAIKAN “PIALA RAJA KE-3”

Ratusan pecatur se Indonesia dari 12 provinsi se Indonesia siap mengikuti “ Piala Raja Ke-3 “ tanggal 29 Desember 2011 hingga 1 Januari 2012 bertempat di GOR Amongrogo Yogyakarta.

Menurut Ketua Panitia Drs H Baskara Aji MM didampingi Drs. Bambang Wisnu Handoyo selaku Pembina SC.Benteng Mataram Muda, sampai dengan Senin 26 Desember 2011 sudah tercatat 225 peserta yang mendaftar terdiri : kelompok umum 91 orang, yunior putri 42 orang yunior putra 92 orang. Peserta yang belum mendaftarkan masih ditunggu sampai dengan Selasa 27 Desember 2011 pukul 11.00 WIB di Sekolah Catur Benteng Mataram Muda Yogyakarta Kompleks Stadion Mandala Krida Jalan Kenari 3 Yogyakarta dengan contact person 0858 6821 5553 atau transfer lewat rekening Bp.Kamal Fauzi di Bank Mandiri Cabang UGM Yogyakarta no.137-00-9205565-2.

Humas Panitia Drs. Sutanto menambahkan, kejuaraan yang memperebutkan total hadiah 40 juta rupiah dan direkomendasikan menghasikan norma master sesuai ketentuan persyaratan yang dikeluarkan pengurus besar (PB) Percasi, akan dipimpin wasit Jumaryanto, WN dan Arif Yanuar, WN dengan inspektur pertandingan dari PB.Percasi, penentuan juara akan dilakukan dengan perhitungan Victory point, Rating rata-rata lawan, solkof dan PS.

Menurut rencana Pembukaan turnamen akan dilakukan pada Kamis, 29 Desember 2011 Jam 13.00 WIB  dengan mengundang Gubernur DIY, dan pejabat teras di lingkungan Pemprov DIY, Ketua KONI DIY, Pengprov Percasi DIY.

Pertandingan dilaksanakan dengan catur klasik 90 menit (9 babak) dengan jadwal sebagai berikut : Kamis, 29 Desember 2011, dua babak (babak 1 : 15.00-18.00, babak 2 : 20.00-23.–), Jum`at, 30 Desember 2011, tiga babak (babak 3: 08.00-11.00, babak 4 : 14.00-17.00, babak 5 : 19.00-22.00), Sabtu, 31 Desember 2011, dua babak (babak 6 : 08.30-11.30, babak 7 : 14.00-17.00) Minggu, 1 Januari 2012, dua babak ( babak 8: 08.30-11.30, babak 9 : 14.00-17.00) diakhiri dengan penutupan dan pembagian hadiah.

Pertandingan akan berjalan dengan seru dengan hadirnya pemain-pemain kenamaan Indonesia seperti : GM.Herman Suradireja (Kalteng), MI.Nasib Ginting (Kaltim), MF.Hamdani Rudin (Sumut), MI.Ivan Situru (Sumsel),  MF.Awam Wahono (Jabar), MF. Anjas Novita (Jabar), MI. Salor Sitanggang (Jatim).

Previous Older Entries

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.